Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 19:36:49【Resep】803 orang sudah membaca
PerkenalanMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini menjawab pertan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini memastikan persiapan tata kelola untuk ekosistem pendukung program makan bergizi gratis (MBG), yang rencananya akan diatur dalam bentuk peraturan presiden (perpres).
"Kita siapkan rencana perpres tentang tata kelola, bagaimana ekosistem untuk dukungan MBG-nya, termasuk juga bagaimana tata kelola di dalam MBG-nya sendiri. Jadi, nanti akan keluar rencana perpres yang kaitannya dengan organisasi MBG-nya," kata Menteri Rini di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa.
Adapun Kementerian PANRB berperan melakukan penataan tata kelola dan kelembagaan UPT Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG) dan SPPG serta pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang terlibat.
Selain itu, Kementerian PANRB juga mendorong percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital untuk mendukung efektivitas program MBG.
Rancangan Perpres tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG itu secara umum mengatur rangkaian tata kelola penyelenggaraan program MBG agar program dapat berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Ruang lingkup pengaturan meliputi lima aspek yakni perencanaan; anggaran; manajemen kinerja dan ASN; pengawasan dan pengendalian; serta pengadaan barang/jasa.
Ngak hanya itu, pemerintah juga telah mengatur implementasi MBG melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis.
Tim koordinasi yang terdiri atas sinergi 13 kementerian/lembaga (K/L) terkait ini bertugas mendukung penyelenggaraan MBG melalui sinkronisasi, koordinasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian penyelenggaraan salah satu program prioritas ini.
"Terkait tim koordinasi untuk percepatan pelaksanaan MBG, tentunya Kementerian PANRB memastikan tata kelola bisa dilaksanakan secara seksama, karena untuk pelaksanaan MBG itu ada dua hal, pemberian MBG-nya, lalu bagaimana dukungan ekosistem dari kementerian dan lembaga," ujar Menteri Rini.
Baca juga: Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
Baca juga: Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN
Baca juga: Kementerian PANRB dorong optimalisasi LAPOR! dalam program MBG
Suka(357)
Artikel Terkait
- Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah
- Dinkes Pamekasan bina SPPG cara mencegah keracunan makanan
- Dokter tegaskan pentingnya pencegahan osteoporosis sejak dini
- 8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat
- Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin
- Sejumlah kalangan sebut peluang pemanfaatan sawit untuk produk UMKM
- Lapas Narkotika Jakarta gagalkan penyelundupan sabu lewat ayam kecap
- SPPG Polda Kalteng salurkan MBG pertama bagi 1.000 penerima manfaat
- 5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?
- Menggeser pusat gravitasi ekonomi Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

CORE: Jelang Natal, pasokan

Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI

Ngak hanya segar, 10 buah ini efektif cegah dehidrasi saat cuaca panas

Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun

SPPG Polres Grobogan percontohan dapur bergizi berstandar tinggi

6 gaya hidup anak muda yang diam

BGN tegaskan ngak ada SPPG yang boleh memasak sebelum jam 12 malam

BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG